Tampilkan postingan dengan label manunggal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label manunggal. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 Oktober 2013

Perpanjangan tangan Allah yang Maha Pengasih Penyayang

Manifestasi kasih sayang Allah yang tanpa batas, akhirnya saya sadari keberadaannya setelah menikah. Sejak kecil saya menganggap bahwa menerima kasih sayang ibu bapak, saudara, teman adalah hal biasa. Saya tidak merasa perlu untuk bersyukur kepada Allah., saya tidak menyadari bahwa semua itu kasih sayang Allah.

Ketika besar, saya mengenal Bichan, beliau mengasihi dan terus mencari Allah tetapi juga memiliki kemelekatan yang tinggi pada duniawi. Saya dan Bichan pernah sama-sama menjauhi Allah, sama-sama kembali berjuang mencari Allah.Kami kembali jatuh dalam dosa, sama-sama merasa kosong, kembali bangkit, sama-sama merasa dekat dengan Allah.

Akhirnya kami berdua sadar betul kasih sayang Allah harus kami syukuri. Kami menikah dengan kasih sayang Allah. Setiap hari kami syukuri kebersamaan kami, kasih sayang yang Bichan salurkan kepada saya, adalah pemberian Allah.

Saya sangat bersyukur atas pernikahan ini, saya jadi banyak merenungi kasih sayang dan perlindungan ibu dan bapak. Mereka adalah perpanjangan tangan tangan Allah Yang Maha Pelindung, Maha Pengasih Penyayang.

Semoga pernikahan kami juga penuh rasa syukur dan berkah dari Allah. Aamiin

Minggu, 06 Oktober 2013

Do'a saya hari ini

Hari ini saya berdoa kepada Allah swt, saya ingin semua yang saya lakukan diridhoi Allah, semua yang saya katakan diridhoi Allah, semua yang saya lihat diridhoi Allah. Saya ingin suami saya dilindungi Allah, dijauhkan dari panasnya jiwa. Saya ingin menjadi tangan kaki Allah, saya ingin melindungi suami dari api neraka. Saya ingin selalu dituntun oleh Allah. Saya ingin jiwa saya selalu tenang, damai,  dalam cinta kasih Allah.
Itu do'a saya hari ini.

Kamis, 12 September 2013

Menikah untuk .....

Saya menikah untuk kebaikan jiwa saya. Untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencinta. Mensedekahkan diri kepada Allah melalui lembaga bernama 'rumah tangga'. Menyedekahkan diri saya kepada Allah dengan menyerahkan diri saya kepada dekapan suami, memasakkan makanan di pagi buta, menemaninya shalat malam, mengandung dan melahirkan anak-anaknya, membesarkan mereka sehingga mereka menjadi hamba kebanggaan Allah.

Saya harap jiwa saya semakin manunggal denganNya. Manunggal dengan sifat-sifat muliaNya, sehingga saya bisa meraih kebahagiaan di dunia, dan semoga mendekatkan jarak saya untuk kembali bersatu dengan asal muasal saya, Dzat Allah.